![]() |
| Sumber : http://islamlib.com/tokoh/hassan-hanafi/ |
Hanafi berpendapat bahwa Islam Kiri merupakan hasilan dari gerakan nasional. Umar Islam di belahan tersebut ingin memelihara keaslian dan kreativiti dalam memperjuangkan kepentingan mereka, serta menggerakkan umat Islam di tempat lain. Esensi Islam kiri, adalah pencurahan segala potensi untuk menghadapi puncak permasalahan zaman ini yang berupa; imperalisme, zionisme, dan kapitalisme yang merupakan ancaman luaran, sementara kemiskinan, ketertindasan dan kemunduran sebagai ancaman dalaman.
Untuk projek besar seperti itu, menurut dia, muslim tidak boleh mengharapkan kebaikan pihak lain. Justru, untuk dapat mengubah keadaan tersebut, yang mendesak untuk dilakukan oleh umat Islam rekonstruksi (i’adah bina/pembangunan kembali) pemikiran Islam. Selama ini, menurut dia telah tejadi kebekuan pemikiran. Dan itu, katanya, menjadi penyebab utama kemunduran umat Islam.
Rekonstruksi dilakukan hanya dengan meltakkn warisan dan tradisi klasik piawai modernisme. Jika sudah tidak cocok, tradisi tersebut harus diubah. Atau, katanya,harus ada penafsiran kembali tehadap sumber-sumber asal dimana tradisi tersebut terbentuk.
Dengan usaha ini, Hanafi yakin umat islam yakin mampu menghadapi cibiran barat, yakni bagaimana umat Islam memecahkan masalah kesenjangan sosial, ketidakadilan, kenaifan, pengekangan kebebasan berpendapat, daan ketertindasan rakyat. Dunia Islam, katanya, ditandai oleh jurang kaya-miskin dan penindasan kebebasan. Keadaan tersebut seharusnya diubah.
Sumber : http://islamlib.com/tokoh/hassan-hanafi/ Sebagai pemikir modernis, gagasan Hanafi terfokus pada perlunya pembaharuan rekonstr...

